Ads 468x60px

Pages

November 26, 2009

PROSES INTERAKSI SOSIAL

PROSES INTERAKSI SOSIAL - Proses interaksi sosial adalah bentuk umum dari proses sosial yaitu merupakan hubungan-hubungan sosial yang bersifat dinamis. Interaksi sosial terjadi antar kelompok manusia merupakan suatu kesuatuan yang biasanya tidak menyangkut pribadi anggotanya. Jadi, interaksi sosial tidak bersifat pribadi. Setiap pihak dalam melakukan proses interaksi sosial akan mengatas namakan kepentingan kelompoknya. 

Misalnya, interaksi antara guru dengan murid dalam kegiatan belajar dan mengajar, baik didalam maupun diluar kelas. Interaksi sosial dalam suasana kegiatan belajar mengajar, dimana akan berlangsung proses saling mempengaruhi antara guru dan muridnya. Proses interaksi sosial didasarkan atas berbagai faktor, antara lain imitasi, sugesti, identifikasi, dan simpati. Faktor-faktor tersebut dapat bergerak sendiri-sendiri secara terpisah maupun dalam keadaan tergabung. Berikut penjelasan mengenai faktor-faktor interaksi tersebut. 

 A. Imitasi
Imitasi adalah proses menirukan tindakan, nilai, norma, atau ilmu pengetahuan orang lain atau kelompok. Faktor imitasi dapat mendorong seseorang atau kelompok untuk mematuhi norma-norma atau kaidah-kaidah tertentu.
Faktor imitasi akan memunculkan dua kemungkinan berikut
  1. Positif, jika dapat mendorong orang atau kelompok untuk mematuhi norma-norma atau kaidah-kaidah yang berlaku, contohnya:
    1. Meniru gaya penyanyi dari penyanyi lain.
    2. Meniru pola hidup sehat dari negara atau masyarakat lain.
    3. Meniru taktik permainan bola basket dari klub basket yang terkenal
  2. Negatif, jika dapat mendorong orang atau kelompok untuk menentang norma-norma atau kaidah-kaidah yang berlaku, contohnya:
    1. Kebiasaan kebut-kebutan dijalan sehingga mengganggu kenyamanan pengguna jalan yang lain.
    2. Menggunakan telepon selular ketika sedang belajar didalam kelas.
    3. Kebiasaan merokok diruangan yang ber AC.
B. Sugesti
Faktor sugesti berlangsung jika seseorang menerima suatu pandangan atau sikap yang berasal dari dirinya, atau sikap orang lain yang diterima oleh orang lain. Berlangsungnya proses sugesti dapat terjadi karena pihak penerima dalam keadaan tidak stabil emosinya sehingga mengganggu pikiran rasionalnya.
Pengaruh tersebut dapat berlangsung secara positif atau justru sebaliknya bersifat negatif.
  1. Tindakan positif
Sugesti yang diberikan dapat membantu meringankan beban masalah yang sedang diderita. Proses ini dapat berlangsung melalui bantuan beberapa material maupun non material.
  1. Tindakan Negatif
Sugesti yang diberikan dapat mengarahkan seseorang untuk mengakhiri permasalah dengan jalan pintas. Contoh sugesti yaitu:
    1. Meminum minuman keras karena tidak naik kelas
    2. Melakukan perampokan karena sedang terlilit utang.
C. Indentifikasi
Identifikasi merupakan kecenderungan dan keinginan seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain. Proses identifikasi dapat berlangsung dengan sendirinya maupun disengaja.
Proses identifikasi mengakibatkan terjadinya pengaruh-pengaruh yang lebih mendalam dibandingkan proses imitasi dan sugesti walaupun ada kemungkinan bahwa pada mulanya proses identifikasi diawali oleh imitasi atau sugesti.
D. Simpati
Simpati adalah suatu proses seseorang merasa tertarik pada pihak lain biasanya penilaian ini bersikap subjektif dan mengandalkan ketertarikan semata, contohnya sebagai berikut :
1. Para siswa mengikuti kegiatan Ekstra Kurikuler memasak karena didasari oleh simpati oleh gurunya yang bersikap ramah.
2. Para siswa sangat antusias pada olah raga basket karena selain menyenangkan, pelatihnya juga cekatan.
Faktor-faktor proses interaksi sosial, antara lain imitasi, sugesti, identifikasi dan simpati merupakan faktor-faktor minimal yang menjadi dasar bagi berlangsungnya, suatu proses interaksi sosial, walaupun didalam kenyataannya proses tersebut sangatlah kompleks sehingga kadang sulit untuk membedakan secara tegas antara faktor-faktor tersebut.
Interaksi sosial sebenarnya merupakan fenomena yang akan terjadi disetiap saat dan disetiap tempat. Terjadinya interaksi sosial karena manusia pada hakikatnya merupakan mahluk sosial (homosocius).
LEMBAR PENILAIAN
1. Ketepatan Gambar
2. Kebersihan / Kerapian
3. Penulisan Laporan
4. Waktu Mengumpul Tugas
N I L A I